Bagai siang tanpa malam Bagai penyesalan tanpa air mata Bagai ilmu tanpa iman Bagai akal tanpa hati Bagai kemarau tanpa hujan Bagai pena tanpa tinta Dan bagai jasad tanpa jiwa Ku mendamba, dia yang mencinta-Mu, Melebihi cintanya terhadap apapun selain diri-Mu, Lalu menyempurnakan separuh dari dien-Mu, Merajut bersama beriringan, Menuju keindahan cinta-Mu. Engkau Maha Mendengar [...]

Your Comment